
Perdarahan di lokasi tusukan dapat memperpanjang hari rawat, membutuhkan transfusi tambahan, dan meningkatkan risiko komplikasi bagi pasien. Di cathlab, salah satu keputusan paling awal—memilih akses arteri—ikut menentukan risiko itu.
Selama bertahun-tahun, arteri femoralis (pangkal paha) menjadi jalur standar kateterisasi jantung. Kini, arteri radialis (pergelangan tangan) semakin banyak dipakai sebagai pilihan pertama.
Apa kata bukti ilmiah?
Uji klinis MATRIX (Valgimigli dkk., The Lancet, 2015) mengacak 8.404 pasien sindrom koroner akut ke akses radial atau femoral. Hasilnya pada 30 hari:
- Kejadian klinis merugikan bersih (NACE): 9,8% pada akses radial vs 11,7% pada akses femoral.
- Perdarahan mayor (BARC 3 atau 5): 1,6% vs 2,3%.
- Kematian karena semua sebab: 1,6% vs 2,2%.
Berdasarkan bukti seperti ini, pedoman European Society of Cardiology (ESC) 2020 untuk sindrom koroner akut tanpa elevasi segmen ST merekomendasikan akses radial sebagai pendekatan standar (rekomendasi Kelas I, tingkat bukti A), kecuali ada pertimbangan prosedural yang mengharuskan sebaliknya.
Manfaat bagi pasien dan rumah sakit
- Pasien dapat lebih cepat duduk dan bergerak setelah tindakan, karena tidak perlu berbaring lama untuk menekan pangkal paha.
- Komplikasi perdarahan di lokasi akses yang lebih rendah berarti beban perawatan pasca-tindakan yang lebih ringan bagi tim.
- Alur pasien di ruang pemulihan menjadi lebih efisien—penting di era tarif paket INA-CBG, ketika biaya tambahan akibat komplikasi ditanggung rumah sakit.
Apa yang dibutuhkan untuk program radial yang baik?
Keberhasilan akses radial bergantung pada kurva belajar operator dan kelengkapan alat. Unit cathlab umumnya menyiapkan introducer sheath khusus radial yang tipis, guidewire dan kateter yang sesuai anatomi lengan, serta alat kompresi radial (radial band) untuk hemostasis pasca-tindakan yang terkontrol.
Protokol hemostasis juga penting: kompresi yang cukup untuk menghentikan perdarahan namun tetap menjaga aliran arteri (patent hemostasis) membantu mencegah oklusi arteri radialis, sehingga jalur yang sama dapat dipakai lagi di kemudian hari.
Kesimpulan
Akses radial telah berkembang dari alternatif menjadi pendekatan standar pada banyak kasus sindrom koroner akut. Bagi rumah sakit, keuntungannya bukan hanya klinis, tetapi juga operasional: pemulihan lebih cepat dan risiko biaya akibat komplikasi lebih kecil.
Sedang menyiapkan atau mengembangkan program radial di cathlab Anda? Tim kami dapat membantu menyiapkan perlengkapan dan pelatihan produk untuk tim Anda.



